SEJARAH ASIA TIMUR : "PERANG DUNIA II DI JEPANG"
RESUME
DOSEN PENGAMPU :
Adi Priyanto, S.E, M.Pd
Penyusun :
Rhamanda Yudha Pratomo
NIM : 2510007722005
PERANG DUNIA II DI JEPANG
1. Latar Belakang dan Penyebab
- Keterbatasan Sumber Daya: Jepang adalah negara kepulauan yang kekurangan bahan mentah (minyak bumi, besi, karet) untuk industri dan militernya.
- Ambisi Ekspansi: Jepang ingin menguasai Asia Tenggara dan Pasifik untuk mengambil alih sumber daya alam tersebut.
- Ideologi: Muncul gagasan "Lingkungan Kemakmuran Bersama Asia Timur Raya" yang menyatakan Jepang sebagai pemimpin dan pelindung bangsa Asia dari penjajah Barat.
- Embargo: Amerika Serikat melarang penjualan minyak dan baja ke Jepang, yang memicu Jepang mengambil tindakan militer.
2. Awal Perang: Serangan Pearl Harbor
- Pada 7 Desember 1941, Jepang melakukan serangan udara mendadak ke pangkalan laut AS di Pearl Harbor, Hawaii.
- Tujuannya untuk melumpuhkan kekuatan laut AS agar tidak bisa menghalangi ekspansi Jepang ke Asia Tenggara.
- Serangan ini menyebabkan Amerika Serikat resmi menyatakan perang terhadap Jepang dan masuk ke dalam Perang Dunia II.
3. Perkembangan Perang
- Fase Kemenangan: Di awal perang, Jepang sangat cepat dan berhasil menguasai banyak wilayah seperti Filipina, Malaya, Indonesia, Indochina, dan pulau-pulau di Pasifik.
- Titik Balik: Kekalahan Jepang dalam Pertempuran Midway (1942) menjadi awal kebangkrutan kekuatan laut mereka. Sejak saat itu, pihak Sekutu (terutama AS) mulai melakukan serangan balik dan merebut pulau-pulau satu per satu (Island Hopping).
- Kondisi di Jepang: Wilayah Jepang mulai dibom secara terus-menerus, ekonomi hancur, dan rakyat menderita kelaparan, namun militer tetap bersikeras untuk berperang sampai mati.
4. Akhir Perang dan Kekalahan
- Bom Atom: Untuk mempercepat penyerahan diri dan menghindari korban lebih banyak jika melakukan invasi darat, AS menjatuhkan bom atom:1. 6 Agustus 1945 di Hiroshima.
2. 9 Agustus 1945 di Nagasaki.
- Dampak: Kerusakan luar biasa biasa dan korban jiwa massal.
- Kapitulasi: Pada 15 Agustus 1945, Kaisar Hirohito mengumumkan Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Secara resmi ditandatangani pada 2 September 1945 di kapal USS Missouri.
5. Dampak
- Kekaisaran Jepang runtuh dan wilayah jajahannya lepas.
- Jepang diduduki oleh pasukan Sekutu di bawah pimpinan Jenderal MacArthur.
- Terjadi perubahan sistem pemerintahan dari monarki absolut menjadi demokrasi parlementer.
- Peristiwa ini juga membuka jalan bagi kemerdekaan negara-negara jajahan, termasuk Indonesia.
Referensi:
Prasetiyo, Wiwied, Yanto, Andri, & Adams, Sony. Sejarah Asia Timur.
Komentar
Posting Komentar