PENGANTAR IPS; BAB 6 : "DIMENSI DAN STRUKTUR PENDIDIKAN IPS
BAB 6 : "DIMENSI DAN STRUKTUR PENDIDIKAN IPS
Dosen Pengampu : ADI PRIYANTO, S.E, M.Pd
Mata Kuliah : PENGANTAR IPS
Di Resume : RHAMANDA YUDHA PRATOMO
NIM : 2510007722005
A. PENGERTIAN
Berikut adalah resume mengenai Dimensi dan struktur Pendidikan IPS, berdasarkan pemahaman umum dalam bidang pendidikan:Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) adalah program pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan warga negara yang baik dan bertanggung jawab, dengan pemahaman yang komprehensif tentang masyarakat, sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, dan ilmu-ilmu sosial lainnya.Dimensi Pendidikan IPS mencakup beberapa aspek utama yang membentuk keluasan dan kedalaman materi serta tujuan pembelajarannya: Dimensi Pengetahuan (Knowledge Dimension): Ini meliputi fakta, konsep, generalisasi, dan teori-teori dari berbagai disiplin ilmu sosial. Peserta didik diharapkan menguasai informasi dasar tentang sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik, dan psikologi sosial.
B. TUJUAN
Tujuannya adalah untuk membangun kerangka kognitif yang memungkinkan peserta didik memahami dunia di sekitarnya. Dimensi Keterampilan (Skills Dimension): Dimensi ini berfokus pada pengembangan kemampuan praktis yang diperlukan untuk mempelajari dan berinteraksi dengan dunia sosial. Keterampilan yang ditekankan antara lain: Keterampilan Intelektual: Berpikir kritis, analisis data, sintesis informasi, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Keterampilan Personal: Kerjasama, komunikasi efektif, empati, dan resolusi konflik. Keterampilan Partisipatif: Aktif dalam kegiatan sosial, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berkontribusi pada masyarakat. Dimensi Nilai dan Sikap (Values and Attitudes Dimension): Pendidikan IPS juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan mengembangkan sikap positif. Ini termasuk menghargai keberagaman, toleransi, keadilan sosial, hak asasi manusia, tanggung jawab, nasionalisme, dan etika moral. Dimensi ini krusial untuk membentuk karakter warga negara yang demokratis dan bermoral.
C. INTISARI
Struktur Pendidikan IPS merujuk pada cara materi IPS diorganisir dan disampaikan dalam kurikulum. Pendekatan ini dapat bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan dan filosofi kurikulum yang digunakan: Struktur Terpisah (Separated Subjects): Dalam pendekatan ini, setiap disiplin ilmu sosial diajarkan secara terpisah sebagai mata pelajaran individual (misalnya, Sejarah, Geografi, Ekonomi). Ini umum di jenjang pendidikan menengah atas atau pendidikan tinggi, di mana fokusnya lebih mendalam pada masing-masing disiplin. Struktur Terpadu (Integrated/Fused Curriculum): Pendekatan ini menggabungkan beberapa disiplin ilmu sosial menjadi satu mata pelajaran IPS. Ini sering ditemukan di jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama. Tujuannya adalah untuk menunjukkan keterkaitan antar fenomena sosial dan memberikan pemahaman yang lebih holistik, menghindari fragmentasi pengetahuan. Integrasi dapat dilakukan secara :
1. Multidisipliner: Materi dari berbagai disiplin ilmu sosial diajarkan bersama dalam satu tema atau topik, tanpa menghilangkan identitas disiplin ilmu tersebut. Interdisipliner: Batasan antar disiplin ilmu sosial menjadi kabur, dengan fokus pada permasalahan sosial yang memerlukan perspektif dari berbagai disiplin.
2. Struktur Korelasi (Correlated Curriculum): Materi dari satu disiplin ilmu sosial dikaitkan dengan materi dari disiplin ilmu sosial lainnya untuk menunjukkan hubungan dan relevansinya, namun identitas masing-masing disiplin tetap dipertahankan.
3. Struktur Berbasis Masalah (Problem-Based Learning): Struktur ini mengorganisir pembelajaran IPS seputar masalah-masalah sosial nyata.
D. KESIMPULAN
Peserta didik diajak untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mencari solusi untuk masalah tersebut dengan menggunakan pengetahuan dan keterampilan dari berbagai disiplin ilmu sosial.
Komentar
Posting Komentar