UTS ujian tengah semester 2025 : PENGANTAR ILMU SEJARAH "RAKJAT SCHOOL DI ANTARA IPO DAN OPIEK ITAM".

"RAKJAT SCHOOL DI ANTARA IPO DAN OPIEK ITAM"
dari Artikel : Fikrul Hanif Sufyan, S.S, M.Hum
di resume : Rhamanda Yudha Pratomo 
NIM : 2510007722005







“Rakjat School di antara IPO dan OEPIK ITAM”
A. LATAR BELAKANG 
Sekolah Rakyat di Indonesia dan Bukittinggi Sekolah rakyat modren ( Program Pemerintah 2025 ). Menurut informasi Kumparan.com . 
Ini adalah inisiatif baru dari Kementerian Sosial RI dibawah Presiden Prabowo Subianto yang menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem ( desil 1-3 berdasarkan DATA Terpadu sosial ekonomi nasional ). Program ini dimulai Juli 2025 dengan 100 lokasi awal diseluruh indonesia, termasuk Sumatera Barat. 

B. PENGANTAR 
Tur edukatif di Bukittinggi, kota bersejarah di Sumatera Barat adalah destinasi ideal untuk tur edukatif yang menggabungkan sejarah pendidikan, perjuangan kemerdekaan, dan budaya Minangkabau. Fokus tur ini pada situs diantara IPO ( Istana Pengayoman, dekat pusat Kota ) dan OEPIK ITAM ( Area Bukit Itam dekat FORT DE KOCK ) yang kaya akan peninggalan kolonial belanda dan pergerakan nasional. 

C. TUJUAN 
1. Memutus Rantai Kemisninan : memberikan kesempatan kepada anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan pendidikan layak agar tidak melanjutkan pekerjaan orang tua mereka. 
2. Pendidikan Berkualitas : mrmberikan akses pendidikan berkualitas setara dengan sekolah unggulan dengan mengintegrasikan ekosistem digital dan modul ajar yang baik. 
3. Membangun Karakter dan Kemandirian : melalui sistem asrama, siswa tidak hanya dibimbing secara akademik tetapi juga dalam karakter, kepemipinan dan Kemandirian. 

D. RUMUSAN MASALAH 
1. Apa yang direncanakan oleh Bapak Prabowo untuk sekolah Rakyat ?
2. Bagaimana munculnya sosoknya OPIEK ITAM dari masa antikolonial?
3. Kenapa OPIEK ITAM begitu dimusuhi ?
4. Dimana OPIEK ITAM dilahirkan?
5. Apa yang sudah direncanakan dari aksi unjuk rasa besar-besaran oleh Aparat Veldopolitie ?
6. Mengapa IPO didirikan wilayah Sumatera Barat ?
7. Siapa yang telah menangkap OPIEK ITAM ?

E. PEMBAHASAN 
Sekolah Rakyat yang dicanangkan di masa Prabowo Subianto, tentu berbeda dengan Rakjatschool di masa Kolonial Belanda. Rakjatschool di masa Kolonal Belanda adalah sekolah partikelir berjiwa progresif pertama yang digagas oleh Tan Malaka di Semarang untuk organisasi Sarekat Islam.

Nama kepanduan IPO kembali mengemuka, ketika tuduhan spreekdelict menimpa seorang perempuan penggerak Kuminih di Afdeling Batipuh X Koto. Namanya Oepik Itam. Nama yang unik. Dia dihubungkan dengan beberapa afiliasi Kuminih, sebut saja Sarekat Djihin pimpinan Labay Patai dan Sarekat Hitam.

Tersebutlah kisah pada 20 Maret 1926, pecah kerusuhan di Kota Padang. Tepatnya pada 5 Ramadhan tahun 1344 Hijriah, sekitar 40 orang –yang dulunya adalah eks bandit yang kemudian ‘hijrah’ dan mendalami Islam, mengubah penampilannya lebih agamis, dengan identitas jenggot, berpakaian putih, dan punya ilmu kebatinan (Doenia Achirat, 22 Maret 1926).

OPIEK ITAM terlahir di Nagari Pitalah, afdeling Tanah Datar pada tahun 1905. Pendidikannya dimulai dari Volkschool Pitalah, setelah menyelesaikan studinya, ia melanjutkan di Sumatra Thawalib Gunung. Di Nagari Pitalah-Bungo Tanjung di masa bersemainya Kuminih, ada dua orang yang bergerak dan aktif di Sarekat Rakyat, yakni Arif Fadhilah dan Oenggoen.

Di Afdeling Batipuh X Koto dengan ibukotanya Padang Panjang di masa Kolonial Belanda, tumbuh subur gerakan kepanduan. Masing-masing sekolah partikelir memiliki organisasi padvinders - yang beririsan dengan politik. Ada El-Hilaal yang identik dengan PERMI, Kepanduan Indonesia Muslim dengan Pendidikan Nasional Indonesia atau PNI Baru-nya Hatta & Sutan Sjahrir, serta IPO dengan Sarekat Rakyat berideologi Kuminih. 

Rakjatschool dan Internationale Padvinders Organitatie
Tersebutlah kisah pada November 1923, perkumpulan Sarekat Rakyat Padang Panjang yang baru saja diresmikan, berencana mendirikan Rakjatschool. Rakjatschool – sebuah sekolah yang diilhami dari gagasannya Tan Malaka. Namun, rencana ini urung dilaksanakan.
Dua propagandis Sarekat Rakyat, Haji Ahmad Khatib gelar Datuk Batuah (pemimpin S.K Pemandangan Islam sekaligus guru bantu di Sumatra Thawalib Padang Panjang) dan Natar Zainuddin (pemimpin S.K Djago! Djago! dan Ketua Internationale Debating Club) keburu ditangkap oleh veldpolitie. Mereka pun dibuang masing-masing di Kalabahi dan Kefamenanu Nusa Tenggara Timur. 

“Sebagai protes terhadap pemenjaraan Oepik Itam berambut merah dan rekannya, IPO mengadakan pertemuan untuk memprotes penangkapan itu di Bungo Tanjung” – demikian Sumatra Bode menurunkan beritanya pada 19 November 1926.

Setelah itu, keduanya divonis oleh Hakim di Padang Panjang dengan denda masing-masing 5 gulden. Bila tidak mau membayar denda, mereka akan dikenai hukuman penjara selama lima hari Mereka dikenai pasal karet, karena melanggar artikel 37 Indische Staatsregeling.

Lama meringkuk di penjara Batusangkar, propagandis Oepik Itam divonis oleh Landraad Sawahluto, dengan hukuman delapan tahun penjara (De Sumatra post, 25 Februari 1927) Pasal karet yang dituduhkan pada Oepik Hitam, berlanjut dengan penahananya di Penjara Semarang selama setahun. Kemudian, ia kerap berpindah penjara. Alasannya, kurang masuk akal. Oepik Itam yang memang dibenci kalangan otoritas adat itu, dianggap turut memprovokasi tiga aksi kerusuhan di bulan Ramadhan tahun 1926.

F. KONSEP DAN PELAKSANNYA
Gratis dan berbasis asrama: Sekolah ini gratis dan menerapkan sistem asrama untuk memastikan siswa mendapatkan lingkungan pendidikan yang lengkap dan kondusif. 
Penerimaan siswa: Siswa yang diterima adalah anak-anak dari keluarga yang benar-benar tidak mampu (desil 1 dan 2). 
Kolaborasi kementerian: Program ini melibatkan berbagai kementerian seperti Kemensos, Kemendikbudristek, dan instansi terkait lainnya. 
Target dan rintisan: Pada Tahun Ajaran 2025/2026, program ini dimulai di 100 titik rintisan di seluruh Indonesia. 
Dampak bagi keluarga siswa
Bantuan renovasi rumah: Sebagai bagian dari program, rumah keluarga siswa yang tidak layak huni akan direnovasi.
Bantuan sosial: Keluarga siswa juga akan mendapatkan bantuan sosial.
Target keluarga: Tujuannya adalah agar anak dan keluarga bisa "lulus" dari jerat kemis
kinan.


G. KESIMPULAN 
IPO (Indische Partij Organisatie atau serupa dalam konteks sejarah) dalam narasi ini bukanlah Initial Public Offering modern (penawaran saham perdana), melainkan organisasi politik seperti Indische Partij atau gerakan protes terkait Sarekat Rakyat di awal abad ke-20, khususnya di Padang Panjang. IPO terlibat dalam perjuangan pembebasan tokoh-tokoh progresif, termasuk kampanye melawan kolonialisme dan kapitalisme yang menyengsarakan rakyat. Rakjat School sering beririsan dengan IPO sebagai wadah pendidikan yang mendukung agenda politik ini, seperti kepanduan El-Hilaal atau PNI, untuk membangun kesadaran nasional. Oepik Itam adalah seorang propagandis komunis perempuan yang aktif di pergerakan kiri pada era kolonial, dikenal lantang mengkritik kolonialisme, kapitalisme, dan penghulu kolaborator melalui pidato dan tulisan di media seperti Djago! dan Doenia Achirat. Ia menjadi simbol perlawanan yang "dibungkam" oleh pihak berwenang, dan gerakan protes IPO justru bertujuan membebaskannya dari penahanan. Dalam konteks Rakjat School, Oepik Itam mewakili semangat radikal yang menginspirasi pendidikan rakyat untuk melawan penindasan, menjadikan sekolah ini sebagai jembatan antara pendidikan dan perjuangan politik. Secara keseluruhan, Rakjat School berada "di antara" IPO dan Oepik Itam sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mengajar, tapi juga menjadi arena perlawanan kolonial melalui kolaborasi dengan gerakan politik progresif, menekankan pembebasan intelektual dan sosial rakyat Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMPULAN NASKAH MENDONGENG FLS3N 2026 UNTUK JENJANG SD

NASKAH PANTOMIM FLS3N 2026 UNTUK SDN 21 PAYAKUMBUH

NASKAH PANTOMIM FLS3N 2026 UNTUK SDN 16 PAYAKUMBUH