PENGANTAR IPS : BAB KE 3 "IPS DAN ILMU-ILMU SOSIAL"
BAB KE 3
IPS DAN ILMU-ILMU SOSIAL
Dosen Pengampu : ADI PRIYANTO, S.E, M.Pd
Mata Kuliah : PENGANTAR IPS
Di Resume : RHAMANDA YUDHA PRATOMO
NIM : 2510007722005
A. LATAR BELAKANG
Ringkasan Buku "Konsep Dasar IPS" oleh Dr. Eka Susanti, M.PdBuku Konsep Dasar IPS yang ditulis oleh Dr. Eka Susanti, M.Pd., bersama Henni Endayani, M.Pd., diterbitkan pada tahun 2018 oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan. Buku ini bertujuan untuk membantu mahasiswa dan calon pendidik memahami fondasi pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), mulai dari sejarah perkembangannya hingga penerapannya dalam kurikulum. IPS digambarkan sebagai mata pelajaran terintegrasi yang tidak berdiri sendiri, melainkan menggabungkan berbagai ilmu sosial untuk membentuk pemahaman siswa tentang masyarakat, lingkungan, dan dinamika sosial. Buku ini menekankan pentingnya IPS dalam membangun karakter, sikap kritis, dan nilai-nilai universal pada siswa, dengan pendekatan yang logis dan tidak dogmatis .Struktur buku mencakup delapan bab utama yang membahas pengertian IPS sebagai ilmu sosial, latar belakang historisnya, ruang lingkup, serta tujuannya dalam pendidikan. Misalnya, bab awal menjelaskan hakikat IPS sebagai kajian sosial yang menghubungkan pengetahuan tentang interaksi manusia dengan lingkungan, termasuk aspek ekonomi, geografi, dan antropologi. Buku ini juga membahas perkembangan kurikulum IPS di tingkat nasional dan internasional, serta hubungannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya seperti sosiologi dan sejarah. Pada bab-bab tengah, diuraikan konsep dasar ilmu sosial yang diajarkan melalui IPS, seperti nilai-nilai manusia universal yang melampaui batas kelompok,atan antara ilmu sosial murni dan pengetahuan sosial praktis, membantu siswa menganalisis masalah masyarakat secara kritis .Mengenai ilmu-ilmu sosial secara khusus, buku ini menjelaskan IPS sebagai bagian integral dari disiplin ilmu sosial yang lebih luas, seperti antropologi, geografi, ekonomi politik, dan sosiologi. Ilmu sosial didefinisikan sebagai pengetahuan yang dikembangkan melalui pemikiran logis untuk memahami perilaku manusia dalam masyarakat, dengan penekanan pada sikap moral, nilai, dan etika. Buku ini membedakan IPS dari ilmu sosial murni dengan menyoroti perannya dalam pendidikan: IPS bukan hanya menyampaikan fakta, tapi juga membentuk pemahaman siswa tentang dinamika sosial, seperti stratifikasi kelas dan perubahan sosial. Selain itu, terdapat referensi ke buku terkait Dr. Eka Susanti seperti Pengantar Ilmu Sosial (edisi 2008, bersama Nuriza Dora dan Henni Endayani), yang melengkapi dengan pembahasan teori sosial klasik, metode penelitian kualitatif-kuantitatif, institusi sosial, dan teori perubahan sosial. Pendekatan ini menjadikan IPS sebagai alat untuk mengintegrasikan ilmu sosial dalam konteks pendidikan Indonesia, dengan tujuan membangun warga negara yang sadar dan bertanggung jawab .Secara keseluruhan, buku ini menekankan bahwa IPS dan ilmu-ilmu sosial saling melengkapi untuk pendidikan holistik, di mana siswa diajakikir rasional tentang isu-isu seperti demokrasi, lingkungan, dan budaya. Meskipun fokus pada konteks Indonesia, buku ini juga membandingkan perkembangan IPS di negara lain untuk memberikan perspektif global.B. KONSEP
Konsep Dasar IPS dalam PendidikanBuku "Konsep Dasar IPS" oleh Dr. Eka Susanti, M.Pd., bersama Henni Endayani, M.Pd., yang diterbitkan pada tahun 2018, menyoroti pentingnya Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai mata pelajaran di sekolah. IPS, menurut buku ini, adalah ilmu-ilmu sosial yang telah dipilih dan disesuaikan untuk program pendidikan di sekolah , . Ini berarti bahwa IPS bukan sekadar kumpulan fakta dari berbagai ilmu sosial, melainkan sebuah integrasi yang disesuaikan dengan tujuan pendidikan.Fokus utama buku ini adalah: Hakikat dan Karakteristik IPS: Menjelaskan apa itu IPS dan bagaimana karakteristiknya sebagai disiplin ilmu yang mempelajari masyarakat dan interaksi manusia . IPS adalah integrasi utuh dari disiplin ilmu-ilmu sosial dan ilmu lain yang relevan untuk mencapai tujuan pendidikan . Sejarah Perkembangan IPS: Mengulas bagaimana IPS berkembang dari waktu ke waktu, termasuk pengaruhnya dari disiplin ilmu sosial murni . Ruang Lingkup dan Tujuan IPS: Mendefinisikan cakupan materi IPS dan apa yang ingin dicapai melalui pembelajaran IPS. Tujuannya adalah untuk mengembangkan diri siswa sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, lingkungan, serta sebagai bekal untuk kehidupan bermasyarakat . Perkembangan Kurikulum IPS: Membahas bagaimana IPS diatur dalam kurikulum nasional, yang merupakan hasil penyederhanaan aspek-aspek ilmu sosial seperti sejarah, geografi, ekonomi, politik, sosiologi, antropologi, psikologi, dan filsafat, yang dipilih dan disesuaikan dengan tujuan pengajaran dan pendidikan . Hubungan IPS dengan Ilmu-ilmu Sosial Lainnya: Menjelaskan bagaimana IPS mengambil materi dan konsep dari ilmu-ilmu sosial murni (seperti sosiologi, antropologi, geografi, ekonomi, sejarah) dan mengintegrasikannya dalam konteks pendidikan. Konsep Dasar Ilmu Sosial dalam IPS: Menguraikan konsep-konsep kunci dari ilmu sosial yang diajarkan dalam IPS, membantu siswa berpikir rasional dan objektif melalui penelitian .Buku ini juga membahas bagaimana materi IPS dapat dikembangkan, dengan harapan pembaca dapat memahami konsep-konsep dasar IPS secara komprehensif dan menarik .
C. TUJUAN
Pengertian Ilmu Sosial: Ilmu sosial didefinisikan sebagai kajian bidang ilmu yang mengupas hubungan manusia dan lingkungannya, serta masyarakat dan interaksi di dalamnya . Ini adalah disiplin ilmu yang mempelajari aspek-aspek kemasyarakatan manusia . Metode Ilmiah dan Kebenaran Ilmiah: Menjelaskan bagaimana pengetahuan dalam ilmu sosial diperoleh melalui prosedur sistematis dan pembuktian rasional. Macam-macam Ilmu Sosial: Buku ini membahas berbagai cabang ilmu sosial, seperti sosiologi, antropologi, ekonomi, geografi, ilmu politik, dan hukum. Setiap bab mungkin membahas struktur, konsep dasar, dan teori-teori penting dari masing-masing disiplin emikiran penting dari para tokoh ilmu sosial. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Membahas pendekatan-pendekatan dalam melakukan penelitian di bidang ilmu sosial. Institusi Sosial dan Perubahan Sosial: Mengkaji struktur-struktur dalam masyarakat dan dinamika perubahan yang terjadi di dalamnya.
D. KESIMPULAN
Peran manusia dalam perkembangan ilmu sosial sangat besar, sehingga pemahaman keterkaitan antara manusia dengan ilmu sosial diperlukan untuk mencapai taraf kehidupan yang lebih baik bedaan mendasar antara kedua buku tersebut adalah bahwa "Konsep Dasar IPS" berfokus pada IPS sebagai mata pelajaran di sekolah yang telah disaring dan disesuaikan dari ilmu-ilmu sosial, sementara "Pengantar Ilmu Sosial" memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan komprehensif tentang ilmu-ilmu sosial sebagai disiplin keilmuan murni, termasuk teori, metode, dan cakupan masing-masing cabang ilmu. Keduanya saling melengkapi dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya kajian masyarakat.
Komentar
Posting Komentar